Perkenalan tak pernah disangka
Penghubung sebuah keakraban
Di situ segala bermula
Di situ bicara pembuka
Di situ cerita kita
Mulanya kisah kita
Tika duduk seiring
Dalam kereta panjang bernyawa
Muatkan beratus penghuni bersama
Tuju destinasi berbeza
Namun hala kita sama
Meski tujuan ke sana turut berbeda
Kisah kita
Kau hurai segala
Aku berkisar perihal keluarga
Masing-masing tertawa
Dalam dingin penghawa
Memecah rengekan enjin kereta panjang
Kau aku menyimpul senyum
Di hati mula berbunga kuntum
Demi kisah kita
Plotnya di bahumu
Tika ku rebahkan kepala
Selamat kurasa selesa bersama
Inginku pejam mata
Nikmati detik mesra bermanja
Jangan sekali kau lupa
Begitu kisah kita
Dan kisah kita
Kau ceterakan segala
Setia mendengar aku lakunya
Dendangan muzik sehari-hari
Bertukar rupa
Suara kacak jadi halwa telinga
Tiap waktu
Tiap masa
Tiap ketika
Demi saat itu
Saat tercipta sebuah historikal
Kisah kita hari itu
Di Tanah Merah kemuncaknya
Destinasi tujuku
Saat itu banyak memori kau berikan daku
Sengaja kau ikatku dengan simpulan kenangan
Barangkali takkan datang selalu
Memori sejarah kau aku
Terpaku utuh dalam jiwa
Melegari benak minda
Berkeliling di jernih ruang mata
Dalam perut kereta panjang itu
Ekspress Wau dari KL Sentral ke Tumpat
Memuntahkan aneka manusia
Mengandung beragam peristiwa
Dan kita
Kita karyakan satu lukisan bayangan
“Kisah Kita” judul di ingatan




No comments:
Post a Comment